berawal dari gue kelas enam SD,ketika ayah seorang yang ku hormati dan ku segani ternyata menghianati keluargaku yang harmonis,
dia kawin laagi dengan seorang janda indramayu,ekonomi keluarga gue pun terpuruk,karena ayah tak lagi membiayai keluarga kami,gue lima bersaudara,tp ade yng gue sayangi meninggal karena sebuah penyakit,gue anak ketiga,kaka yang pertama sudah menikah dan tinggal di luar kota,kakaku yang kedua belum kerja,begitupun gue,
yang pertama tau ayah kawin adalah kaka laki laki yang kedua,dia seorang pendiam,hidupnya teratur,tp tiba tiba dia mabuk berat,hal yang aneh bagi keluarga gue,kaka seorang yang alim tiba tiba mabuk mabukan,,
gue yang tidak tau apa apa,hanya menangis melihat tangisan ibu karena kelakuan kaka gue yang drastis,,
akhirnya terbongkar semua,dari pengakuan kaka gue yang frustasi,
tak ada lagi kebahagian hidup,yang ada hanya kebencian dalam hati gue,yang gue terasa sangat menyakitkan,ketika ade gue yang bungsu saat umur 2 tahun,memanggil manggil nama ayah,semakin besar kebencian gue hingga gue tak bisa lagi tertawa selama 6 tahun,saat itu gue hidup dengan kefrustasian,alkohol ganja,berkelahi telah menjadi kehidupaan gue,
gue masih ingat ketika tak ada nasi sepiringpun dirumah,saudara dari ibu atau ayah semua gak peduli dengan keluarga kami,padahal mereka sangat baik ketika ekonomi keluarga kami ada di atas mereka,tapi ketika kami jatuh jangankan menolong menolehpun mereka enngak,
hingga akhirnya gue bangun dari kefrustasian,gue jalani hari hari dengan kerja keras untuk keluarga gue,
hmmmm geu inget dulu punya cewek yang amat mencintai gue,tapi ortu nya tak mengijinkan kami berhubungan di karenakan ayah gue kawin lagi,otunya takut kalau kelakuan ayah menurun pada gue,karena ada pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya,,itulah salahsatu kesalahan ayah yang gue harus tanggung,.teramat banyak rasa sakit yang ayah berikan pada kami,.
entah sampai kapan gue bisa menetrima semua ini dengan ikhlas,sedangkan kebencian telah tertanam dari gue kecil,rasa sakit yang masih jelas terasa,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar